Kaki Lima

Asal usul cireng, camilan hits yang booming di tahun 1980an

Cireng, aci digoreng camilan khas daerah sunda Kota Bandung khususnya memang tidak pernah tergerus zaman. Walapun sudah ada dari dulu, tetapi cireng tetap eksis hingga sekarang. Padahal banyak sekali makanan-makanan modern bermunculan, namun jajanan tradisional ini mampu bertahan.

Aci digoreng merupakan bahasa Sunda yang memiliki arti ‘tepung kanji digoreng’. Dalam proses pengolahannya, adonan yang berbahan dasar tepung kanji atau tapioka serta campuran bumbu-bumbu seperti tepung terigu, air, garam, merica bubuk, bawang putih dan lain-lain digoreng dengan minyak panas sampai kering dan renyah pada bagian luarnya, tetapi dalamnya tetap agak basah serta kenyal.

Dulu hanya ada dua bentuk dari jajanan khas sunda ini. Pertama ada yang bentuknya pipih atau gepeng, sedangkan yang kedua memiliki bentuk yang tidak beraturan.

Sekarang cireng memiliki beragam bentuk, ada banyak pedagang cireng yang sudah berinovasi dalam segi bentuk maupun rasa. Pada segi bentuk ada yang berupa bintang dan ada yang seperti pastel.

Ilustrasi cireng. Foto: 99.co
Ilustrasi cireng. Foto: 99.co

Sedangkan dalam segi rasa, terdapat rasa kornet, ayam, sosis, baso, keju, cabai dan masih banyak lainnya. Bahan tersebut ditambahkan sebagai isiannya.

Dengan adanya sejumlah inovasi rasa serta bentuk, menjadikannya jajanan tradisional ini masih tetap eksis hingga masa kini.

Seperti yang kamu tahu, di masa lalu kudapan ini tidak memiliki isian tertentu di dalamnya. Untuk memakannya kita hanya menambahkan saus sambal atau ditemani dengan cabai rawit supaya ada rasa pedas.

Sejarah cireng

Konon cireng sudah ada sejak era tahun 1980-an. Pada masa itu, kudapan ini dijual oleh para pedagang kaki lima yang biasa lewat di pemukiman warga atau memangkal di tepi jalan.

Di saat itu, makanan ini begitu popular di masyarakat. Rasanya yang enak serta bentuknya yang unik membuat jajanan ini begitu cepat dikenali dan digemari.

Walaupun sudah terkenal pada era 1980-an, namun tidak ada catatan pasti siapa yang pertama kali membuat atau menemukan jajanan ini. Lambat laun cireng terus berkembang dan menyebar dihampir seluruh penjuru Nusantara

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button