Traktir

Asal usul lubang di tengah donat, awalnya siasat kapten kapal Amerika

Kudapan donat sudah tak asing lagi di mata publik. Bentuknya yang bulat dan mempunyai lubang di tengahnya ini sudah menjadi ciri khas camilan ini.

Donat juga punya banyak jenis dan rasa, mulai dari klasik dengan glaze gula cair hingga aneka topping dan filling aneka rasa. Meski terkenal dengan ciri khas makanan manis. Namun siapa sangka di beberapa negara makanan ini dijadikan menu sarapan.

Dibuat di Belanda terkenal di Amerika

Donat. Foto: Pixabay
Doughnut. Foto: Pixabay

Yup, donat memang terkenal di seluruh dunia. Namun banyak yang mengira bahwa makanan yang satu ini berasal dari Amerika serikat. Padahal hal itu kurang tepat.

Dilansir dari Kumparan, meskipun cemilan ini begitu terkenal di Amerika Serikat, namun justru pertama kali dibuat di Belanda pada pertengahan abad-19.

Makanan yang diberi julukan olykoeks atau oil cake yang berarti kue minyak, dulu donat hanyalah adonan kue yang digoreng dengan lemak babi hingga berwarna kecoklatan.

Bagian tengah kue yang lebih lama matang dibanding dengan  bagian luarnya, sering diisi dengan buah atau kacang.

Pembuatan olykoeks yang terus dilakukan setelah banyaknya para imigran Belanda menetap di Amerika Serikat menjadi makanan ini terus berkembang dan mengalami banyak perubahan.

Sebab  bercampurnya budaya dari kedua negara tersebut, sekarang donat memiliki bentuk seperti saat ini.

Donat glaze foto: Pixabay
Donat glaze foto: Pixabay.

Perubahan bentuk dan nama donat

Dikutip The Spruce, bentuk olykoeks ini mengalami perubahan setelah seorang kapten kapal di Amerika Serikat membuat lubang pada bagian tengah makanan itu sebagai solusi meningkatkan kematangan yang tidak merata.

donat bomboloni
donat bomboloni. foto.2 unsplash

Lubang itu semakin memperluas permukaan adonan yang menjadikannya matang lebih merata. Sebab keseluruhan kue ini dapat terkena minyak. Sekarang bentuk cemilan ini menjadi ciri khasnya sendiri.

Perubahan selanjutnya terjadi pada bagian nama, dari olykoeks menjadi ‘doughnut’. Nama doughnut didapatkan dari bentuk olykoeks yang seperti simpul, atau dalam bahasa Inggris adalah dough knots, berarti simpul adonan. Namun, berbagai macam pendapat mengatakan bahwa kata doughnut berasal dari isiannya, yaitu kacang atau nut.

Kata doughnut telah mengalami perubahan di pertengahan tahun 1900, dan orang-orang lebih suka mempersingkatnya menjadi donut, keduanya mempunyai makna yang sama dan digunakan dalam bahasa Inggris.

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button