Resep

Bacah Daging, Kuliner mirip Rendang, yang gak kalah nendang

Jika Padang punya rendang yang nikmatnya diakui seluruh dunia, ternyata Riau juga punya kuliner yang tampilannya mirip banget dengan rendang Padang.
Rasanya tentu saja tak kalah enak ya. Itu lah Bacah daging! Belum pernah dengar namanya?

Bedanya kuliner ini dimasak dengan cara dipanggang. Tidak seperti rendang yang direbus dalam waktu lama hingga airnya habis.

Kuliner olahan daging sapi ini sudah direbus terlebih dahulu. Tak heran jika bumbu dan rasanya meresap sampai ke dalam daging. Kamu juga tak perlu khawatir saat memanggang ada bagian yang kurang matang. Secara, sudah direbus dulu sampai dagingnya empuk. Jadi kamu juga tidak perlu khawatir Setelah dipanggang ternyata dagingnya masih alot.

Yuk ini dia resepnya bacah daging kuliner khas Riau. Kamu bisa bikin sendiri ala rumahan.

Bahan-bahan

  • 1 kg daging sapi bagian has dalam,
  • Potong dengan tebal 1/2 cm.
  • 4 mata asam jawa, diseduh air panas, lalu disaring
  • 6 lembar daun jeruk purut, iris halus
  • 800 ml santan dari 1 butir kelapa

Bumbu yang Dihaluskan

  • 12 butir bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 1 sdm ketumbar, disangrai
  • 1/2 sdt jintan
  • 1 1/2 sdm garam

Cara membuat Bacah daging

  1. Campur daging sapi, bumbu yang dihaluskan air asam jawa, daun jeruk, dan santan. Masak hingga bumbu meresap angkat.
  2. Panggang daging berbumbu di atas bara api hingga matang. Angkat, lalu sajikan
Bacah daging. Foto : Instagram

Cukup praktis memasaknya, ya. Sebetulnya supaya daging tidak alot, dan kamu tidak perlu merebus terlalu lama, kamu bisa membungkus daging dalam  daun pepaya yang sudah diremas-remas dulu. Diamkan 15-30 menit, baru dicuci dan diolah. Ada juga yang merendam dalam parutan buah nenas, atau baking soda.

Nah selain dibuat rendang, kalau kamu punya banyak daging sesudah Idul Adha, resep Ini bisa juga dicoba.

Jika rendang biasa dinikmati dengan nasi, maka khusus untuk bacah daging ini biasanya dinikmati dengan ketupat.
Saat ini bacah daging biasa digunakan sebagai lauk makan malam ataupun makan siang.

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, silahkan follow Kulinear  (TCT)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button