RestoTraktir

Berani cobain soto uniknya Jogja? katanya mirip sampah yang berserakan!

Yogyakarta selalu berhasil menarik minat masyarakat Indonesia dari berbagai daerah untuk mencari tahu lebih dalam mengenai serba-serbi kota ini. Entah itu destinasi wisata, sejarah, budaya, dan tentu kulinernya. Pernah dengar Soto Sampah di Jogja? Geli ya, dengarnya. Kok bisa dikasih nama seperti itu? Biar bikin penasaran?

Kuliner Jogja yang kerap kali jadi oleh-oleh mungkin bakpia ya guys, tapi taukah kamu kalau Jogja juga menyuguhkan kuliner unik yang dijamin sanggup bikin kamu geleng-geleng kepala.

Salah satunya adalah hidangan Soto Sampah. Kuliner ini boleh dikatakan sebagai ikon hidangan soto khas Jogja. Tentunya selalu ada cerita dibalik penamaan hidangan ini ya teman-teman…

Sudah ada sejak 70-an

Alasan di balik penamaan soto sampah khas Jogja ini dikarenakan tampilan sotonya yang berantakan mirip dengan sampah yang berserakan, mulai dari bihun, kol, tauge, gajih, dan siraman kuah soto yang melimpah di tata acak-acakan di sebuah piring.

Soto sampah. Foto: Instagram

Usut punya usut, kuliner ini merupakan salah satu warung soto yang sudah sangat terkenal. Bagaimana tidak, warung ini ternyata sudah berdiri sejak tahun 1970 silam. Banyak sejarah yang tersimpan dibalik warung ini lho…

Pada awal berdiri, soto sampah lebih dikenal sebagai soto simak atau soto becak. Alasannya karena dahulu kebanyakan pelanggan dari soto ini adalah tukang becak.

Lalu pada tahun 2009, soto ini mendapat julukan baru dari para pembelinya yang makin beragam. Mereka menyebut kuliner ini sebagai soto sampah dan penamaan tersebut berlaku sampai sekarang.

Sensasi Soto Sampah Jogja yang merakyat

Meskipun nama hidangan soto sampah nampak jorok, tapi kalau soal rasa boleh diadu dengan hidangan-hidangan soto di hotel berbintang. Apalagi soto sampah ini merupakan hidangan yang sangat merakyat. Alih-alih daging yang kamu jumpai, soto ini justru menciptakan rasa nikmatnya dari irisan gajih yang pastinya jauh lebih murah.

Rasanya yang merakyat dan sederhana mampu membuat kita bernostalgia dengan suasana tradisional. Apalagi warung soto sampah ini beroperasi 24 jam, namun momen yang paling pas untuk menyantapnya adalah saat pukul 22.00 WIB.

Pas banget sama situasi perut kosong dan ditemani dinginnya angin malam kota Jogja dijamin menyempurnakan citarasa soto sampah ini. Persisnya, soto sampah lezat ini beralamat di Jalan Kranggan Nomor 1, di pertigaan depan pom bensin Tugu, Yogyakarta.

Saking lezatnya, soto sampah ini telah membuka cabang di Alun-alun kota Jogja, tepatnya sebelah timur dari Kraton Yogyakarta. Rasa lezatnya soto sampah bisa kamu peroleh dengan merogoh kocek sebesar 6.000-10.000 rupiah. Murahnya kebangetan kan guys ?

Apalagi warung ini juga menyediakan aneka gorengan dan sate-satean untuk menemani kamu menyantap soto sampah. Jadi, kalau lagi main ke Jogja pastikan untuk mencicipi kuliner ini ya teman-teman…  

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, yuk follow Kulinear (TCT)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button