Resto

Cungkring bumbu kacang, produksi Pak Jumat paling legendaris

Pernah dengar kuliner yang disebut Cungkring? Kuliner khas Bogor ini, laris manis banyak penikmatnya, lho. Yang hanya dengar namanya mungkin nggak kebayang, ya. Seperti apa Cungkring Pak Jumat itu. Yuk kita bahas.

Bogor merupakan salah satu kota yang terletak di provinsi Jawa Barat. Ada satu hal yang paling identik dengan kota Bogor, yaitu julukan kota hujan. Hal ini dikarenakan Bogor memiliki intensitas curah hujan dan kelembapan yang tinggi jika dibandingkan dengan kota-kota pada umumnya.

Tak melulu cuacanya, Bogor juga terkenal akan berbagai jenis kuliner yang mampu menggoyang lidah. Ketika memasuki wilayah Jalan Suryakencana, kota Bogor, Jawa Barat, kamu akan disuguhkan pemandangan berbagai penjual kuliner Bogor yang memenuhi jalanan ini. Mulai dari yang berjualan menggunakan gerobak keliling hingga berupa restoran mewah pun ada.

Sebut saja lumpia basah, soto Bogor, soto kuah kuning, laksa, asinan, lapis talas, roti unyil, hingga yang paling menggoda adalah cungkring dengan label Cungkring Pak Jumat. Kuliner sejenis apa sih ini ?

Isian yang dipakai

Cungkring merupakan kuliner khas Bogor yang terbuat dari irisan bagian sapi seperti kikil, cingur, kuping, urat, daging, dan kaki sapi, yang kemudian ditambahkan keripik tempe dan potongan lontong, lalu disiram dengan bumbu saus kacang.

Cungkring. Foto: Instagram

Berbagai bagian tubuh sapi tersebut sebelumnya sudah direbus bersama bumbu kuning. Hal inilah yang menyebabkan bagian sapi tidak berbau prengus dan teras gurih kenyal tanpa melalui proses penggorengan.

Keripik tempe yang digunakan juga bertekstur kering, gurih, dan asin dari campuran bumbu ketumbar. Semuanya makin terasa nikmat karena bumbu kacang yang digunakan. Saus kacangnya lengkap dengan kacang yang ditumbuk kasar dengan citarasanya yang manis, asin, dan gurih.

Pembeli juga bisa menambahkan kecap dan sambal hijau yang sudah disediakan. Cungkring ini biasa disajikan dengan alas daun pisang yang dipincuk, lalu dimakan menggunakan garpu atau tusuk lidi.

Cungkring pak Jumat

Salah satu penjual cungkring yang paling melegenda dan dianggap primadonanya para cungkring adalah Cungkring Pak Jumat. Bermodalkan gerobak yang dipinggul dan berkeliling sekitar Jalan Suryakencana, cungkring ini pertama kali dijual oleh Pak Jumat pada tahun 1975.

Sampai sekarang cungkring ini masih dijual oleh generasi ke empat dari Pak Jumat dan sudah menetap di Jalan Suryakencana Nomor 285. Kedai kuliner ini mulai beroperasi dari puku 06.30 – 10.00 WIB. Namun, sebaiknya pembeli datang di atas jam tersebut, sebab cungkring pak jumat ini larisnya bukan main. Terkadang pukul 09.00 WIB, kuliner ini sudah ludes lho guys…

Tak heran kalau pagi-pagi hari di kedai pak Jumat sudah diantri banyak orang. Hal ini sesuai dengan rasa lezat yang bisa didapatkan dengan harga 16.000-18.000 rupiah saja.

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, yuk follow Kulinear (TCT)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button