Resep

Gulai Cubadak, kuliner khas Padang yang ada di setiap Resto

Kuliner khas Padang yang satu ini memang banyak penggemarnya. Itu sebabnya sangat mudah bagi kamu menemukan kuliner ini di hampir setiap rumah makan Padang. Gulai cubadak alias gulai nangka muda.

Berbeda jauh dengan gudeg Jogja atau gudeg Jawa, ya. Sekalipun bahannya sama, ternyata pada daerah yang berbeda selera kulinernya membuat varian yang berbeda juga.

Pada gudeg kamu akan merasakan adanya sensasi rasa manis. Rasa gulai cubadak relatif ke arah pedas dan gurih. Secara, kulinernya menggunakan santan kental, masih ditambah dengan parutan kelapa pula.

Berikut ini ini resep versi mudah untuk membuat gulai cubadak. Bahannya relatif mudah kamu dapat di di pasar atau toko swalayan dekat rumahmu. Yuk. Silahkan dipantau!

Bahan

  • 1 kg nangka muda, potong kotak
  • 2 butir kelapa, parut
  • 2 liter santan dari 2 butir kelapa
  • 5 sdm minyak, untuk menumis

Bahan yang Dihaluskan

  • 10 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sdt merica
  • 100 gram cabai merah keriting
  • 4 butir kemiri
  • 3 cm jahe
  • 4 cm lengkuas
  • 1 sdm garam

Bumbu Cemplung

  • 3 butir kapulaga
  • 2 buah pekak
  • 3 lembar daun salam
  • 3 buah asam kandis

Cara Membuat Gulai cubadak Padang

  1. Sangrai kelapa parut hingga berwarna kecokelatan, angkat, haluskan.
  2. Tumis bumbu yang dihaluskan bersama kelapa sangrai dan bumbu Cemplung hingga harum.
  3. Masukkan potongan nangka muda, aduk hingga layu
  4. Tuangkan sebagian santan, masak hingga kuah mengering. Tuangkan kembali sisa santan. Masak lagi hingga kuah mengental, angkat, sajikan dengan nasi hangat.

Gampang kan untuk membuatnya? Ya ini resep gulai cubadak versi sederhana. Relatif lebih mudah dibikin.

Tentu saja kalau kamu penggemar Kuliner pedas, jumlah cabe merahnya bisa kamu tambahi. Begitu juga bila kamu kurang menyukai pedas, pada bagian cabai bisa kamu skip. Hanya Kalau tidak ada pedasnya sama sekali, rasanya kurang juga asupan capsaicin nya, ya? Gulai cubadak nya juga menjadi terasa kurang pas.

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, silahkan follow Kulinear  (TCT)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button