Sejarah unik gado-gado, jadi makanan andalan pejuang RI kala kepepet

- Kamis, 3 Juni 2021 | 18:00 WIB
Gado-gado khas Betawi. Foto: Wikimedia
Gado-gado khas Betawi. Foto: Wikimedia


Ada sejarah menarik dan unik di balik kuliner gado-gado favoritmu.





Kalau ngomongin soal olahan sayuran pasti tak ada habisnya. Banyak sekali kuliner di Indonesia yang mengolah sayuran menjadi berbagai macam bentuk sajian, baik asin maupun manis, dengan tujuan agar lebih menarik untuk disantap utamanya bagi anak kecil yang terkadang tidak suka makan sayuran.





Olahan sayuran yang ada di Indonesia banyak sekali, mulai dari pecel, karedok, selat Solo, gado-gado, sop, soto, dan masih banyak lainnya. Yang akan kita bahas kali ini adalah gado-gado, sayuran rebus dengan saus kacang.





Sejarah unik gado-gado





Gado-gado punya kisah unik. Panganan ini sudah jadi makanan khas Jakarta sejak tahun 1950-an. Tepatnya muncul saat terjadi penyerbuan tentara asing di Batavia. Pada waktu itu para pejuang Indonesia kekurangan stok makanan. Jadi mereka mengakalinya dengan mengolah kacang menjadi saus yang kemudian disiramkan ke sayuran yang dipetik dari hutan.





Mereka menyebut panganan itu digado artinya yaitu dimakan tanpa nasi dan bertahan hingga sekarang dengan nama gado-gado.

Halaman:

Editor: Herdiana Prasetyaningrum - Kulinear.ID

Tags

Terkini

X