Kuliner ekstrem asal Korea, sosis daging babi isi darah, hiii ngeri banget...

- Rabu, 14 Juli 2021 | 16:00 WIB
121249021_783508795551410_6324184448317288532_n
121249021_783508795551410_6324184448317288532_n


Budaya dan kebiasaan orang Korea saat ini sedang naik daun berkat Korean Wave yang melanda seluruh penjuru negara di dunia. Yaitu kecenderungan masyarakat dunia untuk mempelajari dan mengetahui lebih dalam mengenai kebudayaan negara Korea. Utamanya yang memiliki daya tarik tersendiri adalah Drama Korea dan Musik K-pop. Hal ini menyebabkan bidang kuliner negara Korea juga ikut terangkat di pasaran Internasional. Mulai dari yang sering kamu lihat di drakor, yaitu ada kimchi, ramyeon, tteokbokki, dan salah satunya yang cukup ekstrem dicoba yaitu Sundae, si Sosis darah ala Korea.





Bagi kamu yang tidak biasa dengan hidangan hidangan ekstrem, lebih baik jangan coba coba deh. Sundae Korea merupakan hidangan sosis darah yang banyak dijual di warung pinggir jalan. Tapi, kalau kamu kepo dan ingin tahu lebih dalam, yuk simak ulasannya.





Ternyata ini isian Sosis darah-nya Korea ?





Sundae adalah kudapan Sosis darah khas Korea yang terbuat dari usus babi, lalu diisi dengan mie, darah babi, pasta kedelai, kimchi, nasi, ketan, kacang panjang, kubis, daun perilla, dan aneka sayuran lainnya, lalu dibumbui dengan minyak wijen, jahe, dan bawang, yang kemudian direbus.






https://www.instagram.com/p/CGM2ZBIFqHQ/
Sundae Korean sausage. Foto: Instagram




Yang paling favorit dan banyak dijumpai memang sundae isi darah babi dan mie. Meskipun begitu, sundae memiliki resep yang berbeda beda tiap daerah di negara Korea.Terkadang ada yang tidak menggunakan usus babi, melainkan diganti dengan usus sapi, daging ikan, cumi cumi dan lain sebagainya, yang isiannya tanpa darah babi pun ada guys.





Sundae biasa disajikan berupa sosis berukuran besar yang dipotong potong dan dimakan dengan sumpit, atau ditusuk tusuk dengan lidi juga bisa. Ukurannya yang jumbo, menjadikan Sundae biasa disantap bersama sama orang banyak. Sundae umumnya dimakan dengan ditemani tteokbokki, keripik kentang, ataupun sebagai pelengkap saat minum bir atau soju.

Halaman:

Editor: Rosita Maela Sari - Kulinear.ID

Tags

Terkini

X