Sejarah gudeg, makanan prajurit Majapahit sebelum Yogyakarta berdiri

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 20:30 WIB
Ilustrasi gudeg. Foto: Wikipedia
Ilustrasi gudeg. Foto: Wikipedia




Lalu, kelapa dan nangka muda itu diolah untuk santapan bersama. Nangka muda dimasak dengan santan dari kelapa ditambah gula aren, bermacam-macam bumbu, dan rempah-rempah. Disatukan dalam kuali besar, lalu diaduk-aduk menggunakan sendok besar yang berupa dayung.





Sebelum dikenal seperti sekarang, dulu mereka menyebut makanan ini dengan Hangudek yang artinya mengaduk. Dijuluki seperti itu karena cara memasak gudeg dengan mengaduk nangka muda dan santan dalam tungku besar.





Makanan yang identik dengan Kota Jogja ini dulunya hanya dikenal oleh para prajurit kerajaan, seiring waktu berjalan, hidangan ini mulai dikenali masyarakat umum karena bahannya mudah ditemui dan rasa enaknya.





Barulah ditahun 1970 sampai 1980-an, Kota Jogja mulai mematenkan kawasannya di Jalan Wijilan. Disitulah makanan khas ini bisa ditemui seperti rumah makan legendaris milik Yu Djum dan para penjual lainnya.


Halaman:

Editor: Perdana Bagaskara - Kulinear.ID

Tags

Terkini

X