Kue putu mayang ternyata bukan asli Indonesia, ada percampuran budaya India

- Selasa, 17 Agustus 2021 | 08:30 WIB
Ilustrasi putu mayang. Foto: Kompas.com
Ilustrasi putu mayang. Foto: Kompas.com




Dalam penyajiannya pun sama, yaitu menambahkan gula pada makanannya. Walaupun sama, tetapi jika dilihat lebih detail akan sedikit kelihatan perbedaannya.





Kalau putu mayang memiliki gumpalan yang menyatu, tebal dan ukuranya lebih kecil, sedangkan putu mayam mempunyai gumpalan lebih halus dan ukurannya lebih lebar. Putu mayang dari india bisa ditemukan di Malaysia, Singapura hingga Sri Langka.





Sejarah





Dilansir dalam Kompas, melalui sejarahwan Betawi Yahya Andi Saputra, beliau mempercayai bahwa makanan ini memiliki keterkaitan erat dengan legenda atau cerita-cerita rakyat suku Betawi. Cerita rakyat tersebut yaitu Jampang Mayangsari.





Kata ‘mayang’ pada penamaan kue putu mayang dipercaya ada hubungannya dengan seseorang yang bernama Mayangsari yang ada dalam cerita rakyat bertawi tersebut. Kenapa dinamakan mayang, sejarawan tersebut menjelaskan kalau mayang merupakan sesuatu yang bergelombang, bergelung-gelung, berombak dan indah.





Persis dengan bentuk dari jajanan ini, bergelombang seperti mi dan ragam warnanya yang membuat camilan ini terlihat indah.

Halaman:

Editor: Perdana Bagaskara - Kulinear.ID

Tags

Terkini

X