Resep

Kalio Daging Sapi, antara gulai dan rendang yang rasanya gurih pedas

Habis Idul Adha, masih ada daging. Mau dimasak Sate bosan juga ya sama seperti itu saja. Terus apa dong? Pernah dengar Kalio daging sapi?

Kalio daging sapi yang lezatnya nagih

Masakan Padang yang satu ini, bisa dibilang di antara gulai dan rendang. Sebagai gulai dia kuahnya tidak terlalu banyak dan lebih kental. Bumbunya juga lebih meresap. Ini karena pengolahannya lebih lama dibandingkan dengan gulai. Namun kuahnya tidak habis sama sekali seperti rendang.

Kamu nggak usah khawatir kalau harus ke Padang untuk mencicip kuliner khas ini. Bahan-bahannya bisa banget kamu cari dari supermarket maupun pasar tradisional. Maka kamu bisa membuat sendiri di rumah.

Yang jelas masakan ini lezat sekali. Dimakan dengan lontong, nasi, maupun ketupat, oke oke aja. Yuk kita lihat resepnya seperti apa?

Bahan bahan

  • 1 kg daging sapi, potong kotak
  • 500 gram kentang, potong kotak
  • 1 liter santan dari 2 butir kelapa
  • 1 liter air
  • 4 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu yang Dihaluskan

  • 10 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 2 sdt ketumbar
  • 1 sdt merica
  • 3 cm kunyit
  • 4 cm jahe
  • 3 butir kemiri
  • 2 sdm garam

Bumbu Cemplung

  • 3 lembar daun salam
  • 2 lembar daun kunyit, buat simpul
  • 4 cm lengkuas, memarkan
  • 2 batang serai, memarkan
Kalio daging sapi. Foto: Instagram

Cara Membuat Kalio daging sapi

  1. Panaskan 3 sdm minyak goreng dengan api kecil. Setelah panas, tumis bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan sampai berbau harum.
  2. Masukkan daging dan bumbu cemplung yang sudah dicampur bersih dan digeprek agar bumbu gampang larut ke masakan. Tumis hingga daging berubah warna.
  3. Tuangkanlah air hingga daging terendam. Lalu masaklah hingga air mendidih. Setelah mendidih, tambahkan santan, aduk aduk hingga mendidih kembali. Masak dengan api kecil hingga daging empuk.
  4. Masukkan kentang, masak hingga semua bahan matang. Angkat, lalu sajikan.

Bagi penggemar pedas, boleh saja kamu menambahkan cabe rawit. Apalagi kalau diiris-iris, duh pedesnya nampol deh.
Tapi yang tak menyukai pedas, tinggal kamu kurangi saja jumlah cabenya, beres!

Selain disajikan dengan lontong atau ketupat, Masakan ini oke-oke saja mengiringi nasi hangat ataupun nasi uduk.

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, silahkan follow Kulinear  (TCT)

Penulis : Terra Tri Wahyuni

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button