Traktir

Bikin konten ciamik, 4 trik food styling untuk foto makanan spektakuler

Salah satu cara untuk mempromosikan makanan dan minuman adalah dengan memotretnya. Biasanya, makanan atau minuman akan terlihat menggoda saat difoto daripada aslinya. Hal ini dikarenakan teknik food styling saat pemotretan yang memberi efek yang sangat berpengaruh pada suatu hidangan.

Makanan berkuah, kue, hingga minuman bersoda, memiliki trik tersendiri agar terlihat lebih menggoda saat difoto. Kalau kamu pencinta kuliner, feed media sosialmu bakal makin kece. Berikut ini cara menerapkan teknik food styling sebelum sesi pemotretan.

Food styling saat pemotetran kuliner. Foto: Pexels
Food styling saat pemotetran kuliner. Foto: Pexels

Teknik blansir untuk sayuran

Yang dimaksud teknik blansir untuk sayuran adalah teknik yang digunakan agar penampilan sayuran terlihat lebih segar dan menggugah selera. Caranya adalah dengan merebus sayuran yang akan dipotret, kemudian memasukkannya ke dalam air es.

Sayuran akan memiliki warna yang lebih segar dan cerah, sehingga nampak cantik di foto. Teknik blansir berlaku untuk sayuran seperti selada, wortel, dan kacang panjang. Teknik blansir bisa digunakan dalam pemotretan salad sayur.

Teknik untuk hidangan berkuah

Hidangan berkuah perlu menggunakan trik yang tepat agar kuah nampak di permukaan. Tujuannya, semua komponen dalam hidangan bisa terlihat dengan jelas. Misalnya seperti bakso, sup, soto, atau minuman seperti es pisang ijo.

Mengapa teknik ini penting untuk diterapkan? Karena biasanya komponen hidangan tenggelam dalam kuah dan langsung bercampur menjadi satu, sehingga kurang menarik ketika dipotret.

Nah, trik food styling adalah dengan mengganjel isi mangkok dengan agar-agar bening. Jadi, sebelum pemotretan, seorang food stylist akan memasak agar-agar bening yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran mangkok.

Setelah itu, agar-agar diletakkan di tengah mangkuk baru menata isinya dan disiram dengan kuah. Dengan begini, isi hidangan tidak akan ‘tenggelam’ dan bisa ditata dengan lebih mudah.

Teknik food styling untuk kue

Food styling. Foto: Instagram

Biasanya kue terlihat menarik karena bentuk yang cantik dan sempurna. Oleh karena itu, foto bagian atau sisi terbaik dari kue tersebut dan sembunyikan bagian yang rusak di belakangnya.

Satu hal lagi, biasanya cake dilapisi dengan cokelat atau bahan pelapis lain yang memerlukan suhu dingin. Jadi simpan cake dalam kulkas, sementara kamu menyeting properti yang dibutuhkan. Setelah set jadi, baru letakkan kue. Dengan begitu, waktu pemotretan jadi lebih efektif dan menghindari cake meleleh.

Mempersiapkan properti penting

Foto makanan untuk bisnis kuliner. Foto: Unsplash
Foto makanan untuk bisnis kuliner. Foto: Unsplash

Sebelum melakukan pemotretan hidangan, setidaknya kamu menyiapkan beberapa properti yang berguna untuk membuat gambar menjadi lebih bagus. Misalnya seperti background PVC, piring putih polos, taplak yang sesuai, papan, dan serbet.

Benda-benda tersebut berfungsi menjadi latar foto dan membuat foto menjadi tampak estetik. Tak lupa, siapkan kuas dan pinset untuk mengatur makanan. Kuas berfungsi untuk mengolesi makanan secara merata. Sedangkan pinset berfungsi untuk mengatur makanan secara mendetail dan hati-hati.

Ternyata, ada sederet teknik food styling untuk membuat suatu hidangan menarik saat difoto. Apa kamu sudah merasa tertipu dengan foto makanan yang terlihat bagus sedangkan aslinya sangat berbeda? (CTH)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button