Traktir

Masak ketupat anti gagal, 5 trik agar empuk dan tidak cepat basi

Ada beberapa sajian yang wajib ada saat hari raya Idul Fitri, salah satunya ketupat. Ketupat memang sudah jadi tradisi di hampir seluruh Indonesia saat Lebaran. Meski bahan dan cara pembuatannya sederhana, ternyata masak ketupat enggak selalu sukses. Kadang ketupat yang kita masak terlalu keras dan cepat basi.

Memang sih, panganan dari beras berbalut daun kelapa ini enggak bisa tahan lama. Biasanya dalam tiga hari, ketupat akan menjadi berlendir dan beraroma tak sedap.

ketupat
ketupat. Foto: ist

Tapi ada, kok trik masak ketupat agar teksturnya pas dan tidak cepat basi. Beberapa di antaranya:

Gunakan daun kelapa segar

Tak cuma kualitas beras, daun kelapa yang dipakai untuk membungkus ketupat juga memengaruhi hasil akhir. Pilih daun kelapa yang segar supaya ketupat lebih tahan lama.

Daun kelapa yang segar berwarna kuning kehijauan. Menjelang hari raya, banyak yang menjajakan kulit ketupat di pasar. Kalau mau lebih spesial, kamu bisa membuatnya sendiri.

Ketupat. Foto: Flickr

Isi jangan terlalu penuh

Takaran beras untuk isi memengaruhi tekstur ketupat. Supaya enggak keras, jangan isi kulit ketupat sampai full. Cukup isi beras hingga ¾ bagian saja.

Dengan begitu, beras memiliki cukup ruang untuk mengembang saat dimasak. Inilah yang menjadikan tekstur ketupat menjadi empuk.

Masak dengan air mendidih

Masak ketupat perlu kesabaran ekstra, jadi jangan terburu-buru. Pastikan air untuk merebus telah mendidih sebelum memasukkan ketupak ke dalamnya.

Air yang kurang panas bisa membuat ketupat cepat basi. Ada trik untuk merebus ketupat dengan lebih singkat. Kalau merebus dengan panci biasa, butuh waktu sekitar 3 jam. Tapi kamu bisa mempersingkatnya dengan menggunakan panci presto. Seperti diketahui, panci presto mampu membuat tekstur makanan menjadi lebih lembut. Hanya perlu waktu satu jam jika memasak ketupat dengan presto.

Gantung setelah matang

Saat baru diangkat dari panci, ketupat banyak mengandung air. Maka perlu cara menyimpan yang benar, yaitu dengan cara digantung. Dengan begitu, air lebih cepat tiris dan ketupat mendapat sirkulasi udara yang baik. Dengan digantung, ketupat menjadi tidak cepat basi.

Perhatikan cara penyimpanan

Lazimnya makanan ditutup dengan tudung saji untuk menghindari lalat, debu dan kotoran. Tapi jangan menutup ketupat dengan tudung saji. Pasalnya hal itu bisa menghalangi sirkulasi udara yang membuat ketupat jadi lebih cepat basi.

Kamu bisa menyimpan ketupat dengan cara digantung. Kalau belum akan dimakan dalam waktu dekat, kamubisa menyimpannya di kulkas.Tapi jangan dibekukan di freezer, cukup letakkan di chiller atau kulkas bawah. Seperti bahan makanan lainnya, suhu dingin bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab makanan membusuk.

Saat akan disantap, keluarkan dari kulkas dan letakkan di suhu ruang. Saat suhunya sudah stabil, kukus hingga hangat.

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button