Kaki Lima

Nasi adep-adep yang jadi menu utama dalam pernikahan orang Tegal

Sudah tahukah anda dengan kuliner yang bernama nasi adep-adep? Atau bahkan baru mendengarnya saat membaca tulisan ini? Bagi warga Tegal dan Slawi, nasi adep-adep sudah tidak asing bagi mereka.

Makanan tersebut berasal dari Tegal dan merupakan salah satu makanan  yang kental dengan tradisi budaya masyarakat Tegal atau Slawi. Bagi yang penasaran terkait makanan ini, yuk langsung saja simak informasinya.

Makanan yang sarat akan tradisi

Nasi adep-adep sekilas seperti nasi bungkus. Yang membedakan dari nasi bungkus lainnya adalah jumlah lauk yang lebih banyak dan lengkap. Makanan ini terdiri dari nasi yang dibungkus daun pisang dengan isian seperti urap, ikan asin, telor dadar, otok-otok tempe, tempe dan tahu goreng, untuk lalapannya berupa kacang panjang dan mentimun.

Nasi adep-adep. Foto: Ayotegal.com/Lilisnawati

Dulunya makanan ini hanya bisa dijumpai ketika ada hajatan pernikahan masyarakat Tegal saja. Dalam acara hajatan pernikahan tersebut nasi adep-adep merupakan hidangan utama yang biasanya disajikan dengan ayam bakar utuh pada saat prosesi temu kedua mempelai pengantin.

Dalam prosesi temu pengantin tersebut, kedua mempelai saling berhadapan, untuk kemudian saling tarik menarik ayam bakar, untuk mendapatkan dagingnya. Setelah itu kedua mempelai saling menyuapi dengan nasi adep-adep. Berdasarkan prosesi acara yang berhadap-hadapan, berbagai sumber mengatakan nama ‘adep-adep’ ini untuk menggambarkan kedua mempelai yang saling berhadapan.

Seperti apa rasa makanan ini??

Makanan dengan isian yang sederhana ini ternyata memiliki rasa yang begitu kompleks ketika dinikmati. Makanan ini memiliki rasa pedas dan manis yang berasal dari urapnya. Hal ini dikarenakan ramuan rempah untuk membuat urap salahsatunya adalah kencur. Adanya isian ikan asin menjadikan makanan ini memiliki cita rasa asin, sedangkan untuk telur dadarnya memberikan cita rasa manis gurih. Untuk tekstur nasi, nasinya selalu pulen dan tidak lembek.

Seiring berjalannya waktu, makanan ini tidak hanya disajikan dalam acara pernikahan saja, tetapi sudah mulai dijual untuk masyarakat umum.

Yang membedakan nasi adep-adep untuk hajatan dengan yang dijual untuk umum adalah soal ayam bakarnya. Kalau yang untuk hajatan terdapat ayam bakar, sedangkan yang dijual untuk umum tidak ada ayam bakarnya. Untuk satu porsi makanan ini, dihargai Rp7000,- Bagi yang ingin mencobanya bisa langsung datang ke Tegal, karena sudah banyak yang menjualnya.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button