Traktir

Nikmat bebek dalam bambu, diungkep bumbu rempah khas Bali

Bali merupakan salah satu primadona diantara pulau-pulau Indonesia lainnya. Tak hanya memiliki bentang alam yang indah, menarik dan dijuluki surga dunia. Ternyata Bali juga mempunyai banyak kuliner nikmat yang menggoyang lidah, salah satunya adalah olahan dari bebek. Tapi tak melulu bebek betutu yang sudah familiar dibahas, ya, guys. Kali ini kita akan mengenal lebih jauh hidangan Bebek Timbungan yang justru sudah mulai langka untuk dijumpai.

Prosesnya hingga 12 jam !!

Bebek timbungan merupakan hidangan melegenda yang terbuat dari daging bebek utuh dicampur bumbu rempah pilihan khas Bali. Bebek kemudian dimasukkan ke dalam bambu dan dimasak selama 12 jam.

Bebek timbungan. Foto: Instagram

Alasan hidangan ini dianggap melegenda kerena tergolong ke dalam kuliner tertua di Bali. Sebab zaman dulu seringkali dijadikan sesaji pada upacara atau ritual adat masyarakat Bali. Tak hanya itu, bebek timbungan juga jadi hidangan terfavorit para raja Bali di perayan kemenangan setelah peperangan.

Waw keren banget ya guys, namun sayangnya hidangan ini mulai tersingkirkan. Dan hanya bisa dijumpai beberapa kali di acara adat dan jamuan spesial. Usut punya usut, hal ini dikarenakan banyak orang yang malas membuat kuliner ini karena membutuhkan waktu hingga 12 jam.

Asal-usul Bebek timbungan

Kata ‘timbungan’ berarti cara pengolahan daging yang dimasukkan ke dalam bumbu dengan rempah-rempah pilihan. Proses 12 jam inilah yang menyebabkan daging kuliner bebek ini bertekstur super empuk dengan bumbunya mampu meresap ke dalam.

Penyebab prosesnya yang lama karena daging bebek yang digunakan sudah berusia tua dan mengalami serangkaian proses panjang. Pertama, daging akan melalui tahap marinasi, dimana bebek dan bumbu rempah akan diungkep minimal selama 4 jam.

Setelah itu, bebek dan bumbu tadi dikukus kurang lebih selama 8 jam. Nah yang paling menarik adalah ketika bebek dimasukkan ke bambu berukuran lebar yang memiliki kandungan air di dalamnya. Saat dipanggang, kandungan air akan meletup dan menggetarkan bambu.

Semakin kencang getarannya menandakan bahwa bebek sudah matang dan siap disantap. Hidangan ini makin nikmat karena disajikan bersama tiga macam sambal. Ada sambal ijo, sambal terasi, dan sambal matah khas Pulau Dewata.

Penggunaan berbagai bumbu seperti jahe, cabai, dan daging kelapa menciptakan paduan rasa yang gurih, asin, pedas. Dan wangi rempah dijamin sanggup bikin kamu ketagihan. Makanan pendamping bebek timbungan juga ada lho… Salah satunya adalah urap kacang panjang yang dibuat dengan bumbu khas Bali.

Salah satu rekomendasi penjual bebek timbungan yang tetap bertahan hingga kini adalah Restoran Bebek Timbungan, Balinese Heritage Cuisine. Alamatnya di Secret Garden Village, Bedugul Bali.

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, yuk follow Kulinear (TCT)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button