Traktir

Panen besar di usaha baru menjelang lebaran, ini resep kue kering ulat sagu

Momen menjelang lebaran adalah momen emas bagi para pedagang utamanya industri rumahan kue kering. Aneka kue kering diproduksi sendiri dan dijual dalam kemasan toples, lalu dijajakan via online, ditawarkan ke saudara, ataupun ikut didagangkan saat ada pameran tertentu. Kue kering yang paling banyak dijual ada nastar, kue semprit, kue lidah kucing, kue putri salju, kue kembang goyang, dan kue semprong. Tapi, sekarang ada kue kering unik yang bisa kamu coba lhoo, yaitu Kue Ulat Bulu hijau. Dari namanya aja udah bikin penasaran ya guys.

Cara membuat kue imut warna warni

Kue ulat bulu adalah sejenis kue kering hari Raya yang berbentuk persis seperti ulat sagu Papua. Kuliner Kue ulat bulu ini dengan aneka warna yang cantik, mulai dari hijau, merah muda, kuning, dan lain lain. Kue ulat bulu biasanya dijual dalam kemasan toples berbentuk bundar.

Kue ulat bulu. Foto: Instagram

Kue ulat bulu memiliki citarasa yang manis dan gurih, ditambah penampilannya yang unik dan menggemaskan dijamin anak kecil banyak yang suka. Tak hanya itu, karena namanya yang aneh akan bikin orang penasaran dan nantinya mereka akan tertarik untuk membelinya.

Itulah mengapa banyak orang memilih kue ulat bulu sebagai menu baru dalam industri kue kering mereka. Biasanya yang paling sering buka usaha jualan kue kering adalah para ibu rumah tangga. Jadi mereka ada kesibukan dan penghasilan lain menjelang Lebaran. Yuk para ibu untuk simak resepnya berikut ini.

Cara bikin kue ulat bulu hijau, kuning, merah, aneka warna

Pertama, campurkan bahan tepung terigu, tepung maizena, gula halus, margarin, susu bubuk, susu kental manis, dan keju parut.

Lalu, aduk adonan menggunakan tangan hingga rata dan kalis. Setelah itu, teteskan sedikit pewarna makanan hijau dan aduk lagi hingga merata.

Ooo iya, kalau kalian mau bikin beberapa warna juga bisa ya, tinggal bagi menjadi beberapa bagian dan tetesi dengan beberapa warna berbeda.

Jika sudah, ambil sedikit adonan dan bentuk lonjong yang semakin mengecil di ujungnya sehingga mirip dengan ulat bulu.

Lalu, untuk memberi kesan seperti ulat bulu asli yang memiliki motif garis di badannya, adonan yang sudah dibentuk lonjong bisa digulingkan di atas sisir baru. Untuk sentuhan terkahir, beri 2 buah chocochips di bagian kepala sebagai matanya.

Lakukan hal yang sama hingga adonan habis semua dan jangan lupa untuk ditata di atas loyang ya guys. Kalau sudah, panggang dengan oven dengan suhu 150 derajat celcius selama 30 menit. Keluarkan loyang dan biarkan agak dingin, baru itu disimpan dalam wadah kedap udara seperti toples.

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, yuk follow Kulinear (TCT)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button