Resep

Resep semur ayam pedas, mudah dibuat dan praktis untuk pemula

Resep semur ayam pedas punya cita rasa Indonesia yang otentik.

Pemerintah baru-baru ini kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Itu artinya para pekerja kembali beraktivitas di rumah untuk mencegah penularan covid-19.

Saat bekerja di rumah tentu lebih aman mengonsumsi masakan sendiri ketimbang membelinya di luar. Nah, berikut ini salah satu resep andalan Kulinear ketika ingin masak yang mudah, praktis, enak namun tetap bergizi, yaitu semur ayam pedas. Selain enak, menu ini juga bisa dipraktekan bagi para pemula. Penasaran? Yuk dicoba.

Semur Ayam Pedas foto: Istimewa

Resep Semur Ayam Pedas

Mudah dan praktis dibuat
Persiapan 30 mins
Waktu Memasak 1 hr
Course Main Course
Cuisine Indonesian
Porsi 8 Orang

Bahan-bahan
  

  • 1 ekor ayam negeri/jantan potong 8
  • 2 sdm margarin
  • 5 sdm kecap manis
  • 2 buah tomat parut halus
  • 2 buah cabe merah potong kasar
  • 300 ml air

Bumbu:

  • 7 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 buah cabe merah
  • 1/2 sdt merica butiran
  • 1/4 butir pala
  • 2 sdt garam

Cara Membuat
 

  • Potong ayam menjadi 8 bagian. Cuci ayam hingga bersih lalu tiriskan.
  • Bumbu : Giling atau tumbuk semua bahan bumbu hingga halus.
  • Panaskan minyak dalam panci, tumis Bumbu hingga harum dan matang.
  • Masukkan potongan ayam, aduk hingga kaku dan warnanya putih.
  • Tambahkan kecap, tomat, cabe dan air. Didihkan.
  • Masak dengan api kecil hingga kuah susut dan agak kental.
  • Angkat, taburi bawang goreng jika suka dan sajikan.
Keyword Resep Semur Ayam

Sejarah semur, murni milik orang Indonesia

Semur salah satu kuliner yang cukup populer di beberapa daerah. Masing-masing daerah di Indoensia punya menu semur namun dengan nama yang berbeda-beda.

Umumnya semur berkuah cokelat muda, hingga hitam pekat. Siapa sangka menu ini juga punya banyak nilai filosofis dan sejarah.

Dilansir Tempo, semur tercatat ada lima budaya yang ikut meramu makanan dengan sumber bahan protein hewani ini.

Sejarawan JJ Rizal menuturkan semur dipengaruhi oleh budaya Eropa, Timur Tengah India, Cina, dan Indonesia.

“Nama semur itu dari orang Belanda, dari kata stomerijj,” katanya beberapa waktu lalu.

Stomerijj atau steamer (kukusan) adalah salah satu alat masak. Zaman penjajahan mayoritas orang Belanda memiliki pekerja orang Indonesia. Pekerja Indonesia itu kerap kali diteriaki majikannya.

“Mereka berteriak memasak dalam stomerijj, tapi terdengar smoor lalu menjadi semur,” tutur dia.

Malbi daging kambing foto: Andin's kitchen/Cookpad
Malbi daging kambing foto: Andin’s kitchen/Cookpad

Namun cara memasaknya, Rizal menuturkan, murni dari Indonesia. Indonesia sudah mengenal tradisi mengolah daging dan ikan sejak masa berburu dan meramu pada abad 9 Masehi.

Bukti tersebut tersurat dalam relief di Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Lalu masuk tradisi dari bangsa pendatang India dan Timur Tengah melalui rempah-rempahnya.

“Terakhir, bentuk masakan dan cita rasa kecap dipengaruhi unsur Tionghoa peranakan,” ucap Rizal.

Semur daging foto: Istimewa
Semur daging foto: Istimewa

Meski begitu, kecap yang dipakai adalah kecap manis yang asli Indonesia. Soalnya bangsa Cina hanya mengenal kecap asin. Jadi warna yang hitam manis dan rasa hangat rempah menunjukkan masakan ini asli Indonesia.

Setiap daerah, menurut Rizal, juga punya kisah tentang semur. Semur ala Betawi yang dikenal sebagai andilan punya sejarah sendiri. Andilan biasanya dimasak sebelum Lebaran.

“Warga yang akan memasak andilan itu patungan,” papar Rizal. Tujuannya selain sebagai rasa syukur juga untuk meraih kebersamaan.

Kekayaan sejarah semur, Rizal percaya, cukup kuat untuk menjadikannya warisan tak benda dunia. “Semur itu tidak sekadar akte lahir di Indonesia, tapi ada historis dan nilai filosofis yang kuat,” ucap dia.

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recipe Rating




Back to top button