Pia telur asin oleh-oleh khas Bali punya simbol tersendiri, begini buatnya!

- Minggu, 5 September 2021 | 19:00 WIB
rotibetutu_20210904_6
rotibetutu_20210904_6

Telur asin juga bisa dibuat menjadi pia lho, namanya pia telur asin. Kudapan yang bernama pia biasanya berisi kacang, cokelat atau keju. Pia merupakan salah satu kuliner tradisional. Bagi para pelaku usaha, penting bagi kita untuk membuat sebuah inovasi pada hidangan tradisional. Hal ini bertujuan untuk menjaga eksistensi pada kuliner jadul agar bisa bersanding dengan makanan modern yang dikenal dan disukai masyarakat.

Pia telur asin simbolnya

-
pia Bali. Foto: Instagram

Bahan utama untuk membuat pia adalah tepung terigu. Disetiap daerah menggunakan isian yang berbeda dan beraneka ragam. Pia merupakan hasil asimilasi atau perbaruan dengan kebudayaan Tiongkok. Katanya nih, kue bulan atau moon cake menjadi cikal bakal terciptanya kue pia. Kue tradisional ini biasanya hadir di setiap tanggal 15 bulan 8 pada kalender Cina. Di tanggal tersebut menandakan perayaan datangnya musim gugur.

Tapi tahukah Kalian? Jika sebenarnya kue pia telur asin juga punya simbol tersendiri lho, yakni menyimbolkan bulan purnama dan emas. Walaupun berisikan telur asin tapi jangan khawatir untuk mencoba pia dari Bali ini. Karena lapisannya terbuat dari adonan cream cheese, pandan hingga durian.

Jadi, dapat menetralkan rasa asin dan gurih pada adonan pia. Kalau mau coba tapi jauh karena harus ke Bali, tenang deh bisa kita atasi dengan membuatnya sendiri. Yuk langsung saja kita ke proses pembuatannya.

Resep mudah

Bahan 1 :

  • 150 gram tepung terigu protein sedang
  • 25 gram susu bubuk
  • 100 gram butter
  • 3 sdm gula pasir
  • 100 gram air dingi

Bahan 2 :

  • 150 gram tepung protein rendah
  • 100 gram butter

Bahan isian :

  • Kuning telur asin
  • Pasta kacang merah secukupnya

Bahan untuk luarannya :

  • Wijen secukupnya (untuk taburan)
  • Kuning telur (untuk olesan)

Cara membuat :

  1. Campurkan semua bahan 1
  2. Lalu uleni adonan hingga kalis (digunakan untuk lapisan kulit bagian luar)
  3. Selanjutnya campurkan adonan ke 2 yaitu tepung terigu protein rendah dan butter (untuk kulit bagian dalam)
  4. Lanjut ke bagian penggabungan semua bahan.
  5. Pipihkan adonan bagian dalam, lalu masukkan bahan isian. Kemudian lapisi dengan adonan kulit luar. Setelah itu bentuk bulat-bulat.
  6. Kemudian olesi dengan kuning telur dan taburkan wijen.
  7. Selanjutnya panggang selama kurang lebih 25-30 menit ya.
  8. sajikan

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, yuk follow Kulinear (TCT)

Editor: Putri Dea Nabil Latifah - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Lapek Bugis, Legitnya camilan lintas suku Indonesia

Senin, 4 Oktober 2021 | 23:19 WIB

Resep bandeng Pucung khas Bekasi yang seru dicoba

Kamis, 30 September 2021 | 17:00 WIB

Telur dadar bumbu kare yang cocok untuk anak kos

Kamis, 30 September 2021 | 17:00 WIB

Tempe terik campur tahu dan ayam yang menggoda selera

Rabu, 29 September 2021 | 15:41 WIB

Mie goreng seafood dan tambahan frozen food

Rabu, 29 September 2021 | 11:53 WIB

Ayam masak paprika yang lezat dan gurih buat nambah terus

Selasa, 28 September 2021 | 21:45 WIB

Resep gulali yang sedang viral berkat Squid Game

Selasa, 28 September 2021 | 15:28 WIB

Cumi crispy cocol saus sambal madu jadi hidangan rebutan

Minggu, 26 September 2021 | 17:00 WIB

Resep wedang secang dengan campuran jahe merah

Minggu, 26 September 2021 | 16:11 WIB
X