Berkebun di rumah saat PSBB dan masak sayur yang baik

- Jumat, 25 Desember 2020 | 19:42 WIB
Tips memassak sayur.pexels-magda-ehlers-1300972
Tips memassak sayur.pexels-magda-ehlers-1300972


Kebijakan pemerintah dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 adalah mengeluarkan peraturan supaya masyarakat mengurangi aktifitas di luar rumah melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Keterbatasan mobilitas masyarakat dipengaruhi pada ketersediaan logistik rumah tangga karena kini jarang swalayan yang melayani 24 jam. Pembatasan yang diterapkan berupa waktu buka dan tutup fasilitas perbelanjaan berbeda dengan sebelumnya yang lebih leluasa.  Maka, untuk melakukan siasat bisa melalui berkebun menanam sayuran secara mandiri. Ini akan membantu pasokan kebutuhan memasak terjaga, di samping itu memasak sayur dari kebun sendiri akan lebih sehat dan segar. Oleh karena itu, untuk menjaga nutrisi dan vitamin dalam sayuran, penting juga diketahui cara masak sayur yang baik dan berkebun di rumah.





Dampak positif berkebun di rumah





Berkebun menanam sayuran tidak hanya akan membantu terpenuhinya kebutuhan rumah tangga tapi juga berdampak luas pada kesehatan dan lingkungan. Keuntungan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan didapatkan sekaligus dari berkebun. Hasil sayuran dari kebun sendiri merupakan pemenuhan pangan lokal rumah tangga yang dapat menghemat pengeluaran belanja. Berkebun sayuran di sekitar rumah sangat mudah dan tidak memerlukan lahan yang luas. Sayuran bisa ditanam di pot dan disimpan di pinggir rumah. Sayuran yang ditanam berasal dari sisa potongan sayur di dapur, bisa menanam pangkal, akar, atau batangnya. Untuk menanam kangkung misalnya, bisa ditanam bagian batang yang masih ada akarnya, sekitar 30 sampai 40 hari sudah bisa dipetik daunnya saat panen.





Dengan adanya tanaman di sekitar rumah selain membuat asri lingkungan rumah, juga memudahkan akses pangan untuk kebutuhan memasak. Agar manfaat baik dari sayuran sampai ke tubuh, maka perlu diperhatikan tips memasak sayur yang benar. Cara memasak sayuran menjadi kunci tetap terjaganya kandungan nutrisi dalam sayuran setelah dimasak, dan inti dalam memasak sayuran yaitu selalu perhatikan suhu serta durasi. Cara yang paling umum memasak sayur yaitu direbus. Tips agar nutrisi dalam sayuran tidak hilang selama direbus adalah memasukkan sayuran ketika air sudah mendidih setelah agak layu kemudian matikan api kompor. Selain itu, terdapat cara lainnya yakni menumis dan memanggang dengan menggunakan sedikit minyak. Namun, ada teknik yang paling baik dalam memasak sayuran yaitu dengan mengukus. Sayuran yang dikukus dapat terjaga nutrisinya karena  mengukus tidak menggunakan air atau minyak yang akan malarutkan nutrisi sayuran. Tapi, mengukus pun harus tepat waktunya jangan terlalu lama.





Baca juga : Tips memasak ikan supaya tidak amis dan tetap segar






https://www.instagram.com/p/ByYvcG2FtF9/
Menanam sayuran di rumah. Foto: Instagram

Editor: Farah Pramudita - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Kue lapis khas Indonesia yang patut menjadi kebanggaan

Rabu, 29 September 2021 | 13:08 WIB

Ayam masak cabai hijau yang cocok untuk makan ramai-ramai

Selasa, 28 September 2021 | 22:00 WIB

Soto Pekanbaru, Soto gurih berkelas hotel

Senin, 27 September 2021 | 17:09 WIB

Bubur Kampiun Khas Padang, yang punya makna mendalam

Senin, 27 September 2021 | 06:00 WIB

Peralatan masak yang cute bikin ketagihan ada di dapur

Sabtu, 25 September 2021 | 13:24 WIB

Restoran di Vietnam yang halal dan lezat disantap

Sabtu, 25 September 2021 | 11:05 WIB
X