Tempoyak durian, makanan fermentasi yang yummy

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:00 WIB
106581139_310535516752239_306775898623261818_n
106581139_310535516752239_306775898623261818_n


Dunia kuliner selalu mengalami berbagai inovasi dan kreasi dalam menyajikan berbagai hidangan yang menggugah selera. Salah satunya inovasi yang telah ada dari zaman dulu dan masih dipertahankan hingga sekarang adalah teknik fermentasi dalam proses pengawetan makanan secara alami. Salah satu makanan hasil fermentasi adalah tempoyak durian.





Jadi, tak melulu menggunakan bahan kimia, suatu makanan bisa lebih awet menggunakan teknik fermentasi ini guys. Fermentasi sendiri merupakan pengubahan karbohidrat menjadi alkohol, asam amino, atau karbon dioksida dengan menggunakan peran dari bakteri, ragi, atau fungi.





Selain bertujuan untuk mengawetkan makanan secara alami, teknik fermentasi juga ampuh untuk menambah berbagai nutrisi ke dalam makanan tersebut. Tak hanya itu, fermentasi juga menghasilkan makanan dengan rasa, tekstur, dan aroma yang lebih kuat. Sudah banyak contoh makanan hasil fermentasi, seperti tapai, tempe, kecap, dan keju. Namun yang akan dibahas kali ini adalah panganan hasil fermentasi dari durian yaitu tempoyak. Hmm kira kira gimana rasanya ya ?





Tempoyak durian lumrah jadi pendamping berbagai hidangan di daerahnya





Tempoyak atau tempuyak merupakan makanan khas daerah Sumatra dan Kalimantan, terbuat dari dari daging buah durian yang difermentasi.






https://www.instagram.com/p/B3813nfFvYR/
Tempoyak. Foto: Instagram




Tempoyak ini biasanya dikonsumsi sebagai pendamping berbagai hidangan daerah Bengkulu, Sumatera, Jambi, Lampung, Kalimantan, Palembang, hingga Malaysia. Jarang sekali dijumpai orang yang mengonsumsi tempoyak utuhan begitu saja. Hal ini dikarenakan, banyak orang yang tidak tahan dengan bau dan rasa asam yang ditimbulkan dari tempoyak tersebut.

Halaman:

Editor: Rosita Maela Sari - Kulinear.ID

Terkini

X