Spikoe cake Surabaya yang empuk, kue legendaris sejak penjajahan Belanda

- Minggu, 19 September 2021 | 19:00 WIB
mei.lan.756_20210919_0
mei.lan.756_20210919_0


Sahabat kulinear, Surabaya punya lho cake jadul yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Bagi masyarakat Surabaya pasti tahu dong camilan lembut dan manis ini, namanya spikoe cake. Menu penutup ini merupakan kue legendaris yang sekarang masih tetap eksis dengan inovasi beragam topping. Spikoe cake juga termasuk dalam jenis kue lapis. Hanya saja, proses pembuatannya semakin beragam dan beraneka topping.





Spikoe cake Surabaya asal Belanda





-
kue spikoe. Foto: Instagram





Sahabat kulinear, walaupun jajanan ini jadul tapi di kota Surabaya masih ada penjual roti yang tetap mempertahankan kue ini. Mereka membuat berbagai olahan spikoe dengan beragam topping menarik, yaitu ori cokelat, kismis dan lain-lain.
Spikoe sendiri merupakan kue yang berasal dari Belanda dan populer di Surabaya. Justru di negara aslinya Belanda, kue spikoe sudah jarang di jumpai. Pembuatan spikoe di kembangkan dengan bumbu-bumbu khas Indonesia.






Sejak dulu, spikoe banyak diadaptasi oleh keturunan Tionghoa di Indonesia. Ciri khas spikoe tidak hanya pada bahan yang digunakan saja, akan tetapi juga pada lapisan kuenya. Spikoe yang kuno umumnya lapisan yang dibuat bisa mencapai 18 lho. Wah, tinggi banget ya, bisa dibayangin membuatnya juga pasti repot.





Karena dahulu, orang-orang percaya bahwa semakin tinggi lapisannya makan semakin tinggi pula keberkahan yang didapat.
Kalau sekarang, spikoe dibuat lebih simpel dan sederhana yaitu hanya 2 sampai 3 lapisan saja. Meski begitu, tidak akan mengurangi rasa enaknya kok hehe.





Dibuat tanpa bahan pengawet






Sahabat, spikoe berasal dari 2 kata yaitu spek yang artinya lemak babi, dan koe artinya kue. Walaupun begitu, spikoe tidak menggunakan lemak babi kok. Untuk bahan dasar pembuatan spikoe ada telur ayam, margarin, gula halus, tepung terigu, vanili essen, bubuk cokelat, pasta cokelat, dan bahan pelengkap lainnya.

Halaman:

Editor: Putri Dea Nabil Latifah - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Kue lapis khas Indonesia yang patut menjadi kebanggaan

Rabu, 29 September 2021 | 13:08 WIB

Ayam masak cabai hijau yang cocok untuk makan ramai-ramai

Selasa, 28 September 2021 | 22:00 WIB

Soto Pekanbaru, Soto gurih berkelas hotel

Senin, 27 September 2021 | 17:09 WIB

Bubur Kampiun Khas Padang, yang punya makna mendalam

Senin, 27 September 2021 | 06:00 WIB

Peralatan masak yang cute bikin ketagihan ada di dapur

Sabtu, 25 September 2021 | 13:24 WIB

Restoran di Vietnam yang halal dan lezat disantap

Sabtu, 25 September 2021 | 11:05 WIB
X