Beli makan di luar jangan lagi menggunakan plastik es, berbahaya!

- Selasa, 21 September 2021 | 12:12 WIB
doctor-tapau-ing-hot-soup-food-in-plastic-bags-can-increase-risk-of-breast-cancer-world-of-buzz-2
doctor-tapau-ing-hot-soup-food-in-plastic-bags-can-increase-risk-of-breast-cancer-world-of-buzz-2


Hampir menjadi kebudayaan generasi terkini suka beli makanan daripada masak sendiri. Beli makan bisa di warung terdekat sampai pakai jasa antar. Nah setiap kali membeli makanan, wadah yang sering dipakai berupa plastik maupun styrofoam. Namun styrofoam ini sudah mulai banyak ditinggalkan, karena masyarakat lebih paham bahayanya dan lebih mahal ketimbang plastik. Hanya saja apakah benar bila menggunakan plastik jauh lebih aman setiap kali beli makan di luar?





Beli makan di luar pakai wadah plastik berbahayakah?





Dilansir dari Grid, membungkus makanan dengan menggunakan plastik bisa meningkatkan resiko kanker payudara. Hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan di Taiwan. Sedangkan berdasarkan Oriental Daily, Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan yang ada di Taiwan juga melaporkan bahwa kanker payudara adalah penyakit tertinggi yang dialami oleh masyarakat Taiwan.





Catatan dari rumah sakit di Taiwan mengabarkan bahwa setidaknya terdapat 10.000 pasien yang mengidap kanker payudara per tahun. Penyebabnya setelah ditelusuri adalah bungkus makanan pakai kantung plastik. Kebiasaan membeli makanan dengan kantong tipis tersebut sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Taiwan. Hal ini juga berlaku di Indonesia bukan. Setiap kali beli di warung makan maupun restoran, tidak jarang penjual akan memberikan wadah berupa plastik.





-
Plastik tidak boleh dipakai untuk makanan panas. Foto: Instagram




Apa yang menyebabkan membungkus makanan pakai plastik berbahaya?





Membungkus makanan dengan menggunakan plastik bisa menjadi hal berbahaya, terutama bila terkena paparan panas. Paparan panas bisa dari makanan panas yang dimasukkan ke plastik maupun wadah plastik berisi makanan yang terkena sinar matahari. Pada saat plastik berkontak dengan suhu panas, maka akan melepaskan senyawa Bisphenol A atau biasa disingkat BPA.





Mengkonsumsi BPA sintetik dapat membuat tubuh mengalami gangguan kesehatan berupa hormon. Banyak penelitian sudah dilakukan yang berhubungan dengan peningkatan kadar BPA terhadap kesehatan. Masih terdapat banyak argumen yang bertentangan mengenai BPA menjadi karsinogen. Mulai sekarang kita bisa terus mengusahakan untuk membawa peralatan makan sendiri, setiap kali memutuskan untuk membeli makan di luar. Kamu bisa mencoba untuk membawa rantang makan maupun kotak makan khusus.

Halaman:

Editor: Herdiana Prasetyaningrum - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Kue lapis khas Indonesia yang patut menjadi kebanggaan

Rabu, 29 September 2021 | 13:08 WIB

Ayam masak cabai hijau yang cocok untuk makan ramai-ramai

Selasa, 28 September 2021 | 22:00 WIB

Soto Pekanbaru, Soto gurih berkelas hotel

Senin, 27 September 2021 | 17:09 WIB

Bubur Kampiun Khas Padang, yang punya makna mendalam

Senin, 27 September 2021 | 06:00 WIB

Peralatan masak yang cute bikin ketagihan ada di dapur

Sabtu, 25 September 2021 | 13:24 WIB

Restoran di Vietnam yang halal dan lezat disantap

Sabtu, 25 September 2021 | 11:05 WIB
X