Sate kere naik pamor hingga kini jadi favorit Bapak Presiden

- Minggu, 26 September 2021 | 06:00 WIB
240931904_1902326326615184_6403441916091504462_n
240931904_1902326326615184_6403441916091504462_n


Sate kere Solo merupakan bentuk kreativitas dari masyarakat pribumi pada masa penjajahan. Saking mahalnya harga daging pada saat itu menyebabkan hidangan sate hanya jadi makanan mewah para kolonial dan kaum priyayi.





Kata “kere” berasal dari bahasa Jawa yang kerap kali dipakai oleh masyarakat Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Solo, dan sekitarnya. Kata ini memiliki arti miskin atau tidak punya uang. Hal ini sesuai dengan penampakan sate kere di masa itu.





Sejarah Sate kere





Pada akhirnya masyarakat pribumi menemukan ide cemerlang agar mereka tetap bisa mencicipi citarasa dari sebuah hidangan sate. Terbitlah sate kere yang jadi makanan khas Kota Solo, berupa tempe gembos yang terbuat dari campuran jeroan sapi dan ampas tahu atau tempe, kemudian dibakar dan diberi bumbu kacang layaknya sate daging pada umumnya.






https://www.instagram.com/p/CTTT6vQhI7z/
Sate kere. Foto: Instagram




Jadi, posisi daging ini digantikan dengan tempe gembos, tempe bacem, dan berbagai jeroan sapi, mulai dari gajih, kikil, babat, paru, koyor, dan lain-lain. Alasannya dikarenakan tempe gembos jauh lebih murah dan dapat dibuat sendiri oleh masyarakat pribumi. Tak hanya itu, jeroan sapi juga dianggap sebagai limbah oleh para priyayi, hingga akhirnya masyarakat pribumi memanfaatkan hal ini untuk menciptakan sebuah kuliner.





Tak heran kalau sate kere selalu diidentikkan sebagai makanan masyarakat miskin dan kelas bawah. Tapi, di masa sekarang sate kere sudah jadi konsumsi umum seluruh masyarakat Indonesia lho. Hal ini dikarenakan rasanya yang nikmat mirip sate daging pada umumnya, namun bisa kamu peroleh dengan harga super murah.

Halaman:

Editor: Rosita Maela Sari - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Kue lapis khas Indonesia yang patut menjadi kebanggaan

Rabu, 29 September 2021 | 13:08 WIB

Ayam masak cabai hijau yang cocok untuk makan ramai-ramai

Selasa, 28 September 2021 | 22:00 WIB

Soto Pekanbaru, Soto gurih berkelas hotel

Senin, 27 September 2021 | 17:09 WIB

Bubur Kampiun Khas Padang, yang punya makna mendalam

Senin, 27 September 2021 | 06:00 WIB

Peralatan masak yang cute bikin ketagihan ada di dapur

Sabtu, 25 September 2021 | 13:24 WIB

Restoran di Vietnam yang halal dan lezat disantap

Sabtu, 25 September 2021 | 11:05 WIB
X