Bubur Kampiun Khas Padang, yang punya makna mendalam

- Senin, 27 September 2021 | 06:00 WIB
IMG_20210927_012419
IMG_20210927_012419


Jika kamu bertandang ke Padang pada bulan Ramadan, jangan lewatkan kuliner bernama Bubur Kampiun ini. Bubur yang punya makna mendalam.
Kuliner yang minimal terdiri dari 4 jenis bubur ini, lahir dalam suatu lomba yang diadakan setelah perang kemerdekaan. Jadi munculnya sejak tahun 1960 an. Lumayan legend, yah.





Filosofi di balik Bubur Kampiun





Saat itu muncul berbagai variasi jenis bubur seperti bubur coklat dan keju. Seorang nenek bernama Amai zona, datang terlambat dan tanpa persiapan.
Beliau hanya mencampurkan bubur sisa jualannya, yang ternyata rasanya justru digemari.





Apalagi saat dapat diceritakan filosofi di baliknya. Kolak berasal dari kata Al Khaliq, yang diharapkan dengan memakan bubur ini akan mendekatkan diri kepadaNya.





Pisang kepok dalam kolak, bermakna agar kita kapok melakukan dosa. Ubi bermakna agar kita mengubur kesalahan kita, dan memperbaiki diri.





Bubur sumsum yang terdiri dari tepung beras dan gula merah, melambangkan kesederhanaan hidup. Sedang bubur ketan, melambangkan keakraban saat berkumpul, saling melekat.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Kue lapis khas Indonesia yang patut menjadi kebanggaan

Rabu, 29 September 2021 | 13:08 WIB

Ayam masak cabai hijau yang cocok untuk makan ramai-ramai

Selasa, 28 September 2021 | 22:00 WIB

Soto Pekanbaru, Soto gurih berkelas hotel

Senin, 27 September 2021 | 17:09 WIB

Bubur Kampiun Khas Padang, yang punya makna mendalam

Senin, 27 September 2021 | 06:00 WIB

Peralatan masak yang cute bikin ketagihan ada di dapur

Sabtu, 25 September 2021 | 13:24 WIB

Restoran di Vietnam yang halal dan lezat disantap

Sabtu, 25 September 2021 | 11:05 WIB
X