Traktir

Sate tulang leher ayam khas Banjar, unik dan mulai langka

Sahabat kulinear, biasanya sate terbuat dari daging. Tapi sate kali ini terbuat dari tulang leher ayam lho. Wah, kira-kira teksturnya bakalan keras nggak ya. Ets tunggu dulu, sekarang kita coba simak penjelasannya berikut yuk. Sate tulang leher ayam merupakan sate khas dari Banjar.

Sate tulang khas Banjar

foto: Instagram

Sayangnya, sate ini sudah mulai langka nih. Dari segi bentuknya, sate ini sekilas mirip dengan sate lilit khas Bali. Hanya saja, bedanya sate lilit menggunakan batang sereh sebagai penusuknya. Sedangkan sate tulang menggunakan tusukan sate pada umumnya.

Dahulu tulang leher ayam dipotong dan dicacah sebelum dimasak. Nah, sekarang daging tulang leher ayam bisa digiling dahulu dan dibuat menjadi sate yang lezat. Bahan yang digiling ada leher, kulit dan daging ayam. Supaya lebih mudah untuk dibentuk, bahan gilingan ini harus dicampur dengan telur ayam dan tepung terigu.

Bentuk kreatifitas orang dahulu

Sahabat kulinear, sate tulang leher ayam ini bisa dibilang hasil akulturasi dari masakan khas Banjar dengan sate khas Madura. Perpaduan masakan ini adalah bentuk kreativitas orang Banjar zaman dulu. Masyarakat Banjar tidak suka menyia-nyiakan bahan makanan yang masih bisa diolah. Termasuk leher ayam yang biasanya dibuang begitu saja. Sehingga jadilah kuliner yang lezat banget.

Sahabat, Daging tulang leher yang sudah digiling lalu dibentuk bulat memanjang kemudian dikukus. Untuk mematangkannya butuh waktu sekitar setengah jam. Sate sendiri tidak lengkap rasanya kalau tanpa sambal kacang.

Untuk membuat sambal kacang khas Banjar ini tidak jauh berbeda dengan bahan untuk membuat bumbu masak habang. bumbu habang atau bumbu merah, rasanya memang cenderung pedas. Nah, bahannya yaitu cabai merah kering rebus dan kacang tanah, kemudian diblender.

Selanjutnya, masak sambal kacang sampai mengental. Tapi, butuh waktu sedikit lama untuk mengentalkannya. Tidak lupa juga tambahan kecap manis, biar bumbu semakin mantap. Daging giling yang sudah matang, lalu diberi tusukan sate. Kemudian lumuri dengan bumbu kacang dan siap untuk dibakar diatas bara api.

Dahulu banyak yang menjual menu ini, tapi sekarang mulai terkerus karena munculnya kuliner-kuliner lain. Sebenarnya sate tulang leher ini ada beragam jenisnya. Yaitu sate tulang yang sudah digiling, dan ada juga yang disajikan secara utuh. Semuanya sama-sama mantul kok hehe. Nah, gimana nih ada yang ngiler dan pengen coba? Boleh langsung mampir ke daerah asalnya atau mungkin mau coba buat sendiri di rumah juga bisa kok.

Untuk ulasan kuliner inspiratif lainnya, silahkan follow Kulinear  (TCT)

Lainnya

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button