Gudeg Jogja, masakan fleksibel nan nikmat dari nangka muda

- Minggu, 23 Mei 2021 | 16:00 WIB
gudeg
gudeg


Siapa yang tak tahu gudeg Jogja, masakan yang tak mungkin dilewatkan ketika kita berkunjung ke Kota Yogyakarta, apalagi dijadikan oleh oleh merupakan suatu kewajiban. Masakan kuliner khas Yogyakarta ini sangat disukai oleh semua orang dari berbagai kalangan, baik itu seorang bangsawan maupun prajurit.





Gudeg sendiri merupakan makanan khas Jogja yang berbahan dasar nangka muda atau gori yang dimasak dengan waktu yang cukup lama. Dicampur dengan santan dan beralaskan daun jati, menghasilkan olahan masakan berwarna coklat kental dengan cita rasa yang manis dan gurih. Di mana nantinya akan disajikan di piring beralaskan daun pisang. Tambahan berupa nasi putih, telur bacem, opor ayam, sambal goreng dan beberapa cabai bagi pecinta pedas.






https://www.instagram.com/p/CAxahFFlOn2/
Gudeg. Foto: Instagram




Cerita mendalam dibalik kesederhanaan sepiring gudeg





Tapi siapa sangka kalau sajian gudeg muncul secara tidak sengaja. Pada zaman dahulu, para prajurit Mataram melakukan perluasan wilayah dengan menelusuri hutan, karena di hutan tersebut terdapat banyak sekali pohon nangka dan kelapa, akhirnya mereka berinovasi mengolah nangka dan kelapa tersebut menjadi sajian lezat yang dapat disantap. Kata gudeg sendiri berasal dari aktifitas mengaduk nangka dan kelapa di wadah besar yang disebut dengan “hangudek”.





Seiring berjalannya waktu, gudeg secara perlahan sampai di kalangan masyarakat umum dengan beberapa inovasi dalam penyajian, seperti tambahan tempe, tahu, telur, bahkan hingga daging. Di zaman modern ini telah muncul berbagai macam gudeg, yaitu gudeg basah, gudeg kering, dan gudeg solo. Gudeg kering menjadi salah satu solusi bagi para pelancong yang ingin membawa pulang gudeg ke kampung halaman mereka, hal ini dikarenakan gudeg kering dimasak menggunakan kendil sehingga lebih awet dan tahan lama.





Pesan yang dapat diambil dari makanan tradisional gudeg adalah, sesuatu yang sederhana tapi terlihat menawan dan disukai oleh semua orang. Gudeg dapat ditemukan dengan mudah di jalanan sepanjang kota Yogyakarta, tentunya dengan harga bersahabat tapi memiliki cita rasa yang dapat diterima di lidah semua orang. Hal ini sangat berbeda pada zaman dulu, dimana hanya kaum bangsawan yang dapat menyantap gudeg dengan tambahan daging, telur dan lain sebagainya. Sedangkan kaum kelas bawah hanya mampu menambahkan lauk seperti tahu dan tempe saja.

Halaman:

Editor: Herdiana Prasetyaningrum - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Pisang aroma, camilan enak dan simpel buat temen ngopi

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB

Menguak berbagai pro kontra pada semangkuk swike nikmat

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
X