Menelisik lebih dalam jenis sate pucat di kawasan Senayan

- Jumat, 28 Mei 2021 | 12:00 WIB
sate taichan
sate taichan


Mungkin bagi sebagian orang mereka kurang tahu akan salah satu jenis sate pucat ini. Tapi bagi para kaum muda utamanya sekitar wilayah Senayan maupun kawasan hangout anak muda lainnya, pasti sudah tidak asing dengan jenis sate ini. Yaa... sate ini adalah sate taichan.





Tampilan sate taichan yang berwarna pucat





Dari masa ke masa sate tidak pernah gagal dalam memberikan inovasi baru. Contohnya, muncul berbagai jenis sate di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari sate klatak, sate maranggi, sate kere, sate lilit dan salah satunya yang akan kita bahas adalah sate taichan.





Sate taichan adalah sate yang terbuat dari daging ayam seperti pada umumnya. Namun, bedanya terletak pada bumbu yang dipakai. Jika sate ayam pada umumnya menggunakan bumbu kacang dan kecap khas Madura, tapi sate taichan tidak menggunakan bumbu tersebut. Sate taichan hanya disajikan dengan sambal dan perasan jeruk nipis. Hal ini yang membuat sate taichan nampak putih pucat kurang menggoda. Tapi, siapa sangka jika sate taichan tetap memiliki cita rasa yang lezat, gurih, pedas, dan sedikit rasa masam.






https://www.instagram.com/p/CJ7uaQuD-Zg/
Sate taichan. Foto: Instagram




Sate taichan dapat dibuat dengan dua versi, yaitu dibakar maupun digoreng. Rahasia dalam membuat sate taichan baik itu dibakar atau digoreng adalah daging harus benar-benar matang agar zat zat berbahaya saat daging belum matang benar benar mati. Lalu, bumbu sambal dari sate taichan ini cukup sederhana, yaitu terbuat dari cabe rawit dan garam.





Alasan dibalik nama sate taichan yang lezat





Lalu, bagaimana ceritanya jenis sate ini bisa popular tanpa menggunakan bumbu kacang khas Madura ? Jadi, dulu di wilayah Senayan, Jakarta ada sepasang muda-mudi, di mana sang pemuda adalah orang Jepang yang tidak menyukai racikan bumbu kacang dan kecap. Oleh karena itu, saat mereka membeli sate di Senayan, mereka meminta untuk membakar satenya sendiri dan sang pemuda tidak memakai bumbu kacang dan kecap seperti biasanya. Lalu, sang pedagang bertanya kepada pemuda tersebut, apa nama sate ini ? Lalu sang lelaki tersebut menjawab "sate taichan saja." Hingga sekarang masih belum diketahui secara pasti alasan dibalik pemuda tersebut memberi nama sate taichan.

Halaman:

Editor: Herdiana Prasetyaningrum - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Pisang aroma, camilan enak dan simpel buat temen ngopi

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB

Menguak berbagai pro kontra pada semangkuk swike nikmat

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
X