Warna warni cantik mirip gulungan rambut, kue petulo manisnya nagih

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 13:00 WIB
220425342_625751202150677_9072957550612654039_n
220425342_625751202150677_9072957550612654039_n


Tak dapat dipungkiri kalau Indonesia memang memiliki sejuta atau bahkan lebih jenis kue tradisional yang masih populer hingga kini. Uniknya, tiap daerah di Indonesia pasti memiliki kue khasnya masing-masing dengan ciri khas bahan, rasa, dan filosofinya tersendiri. Itulah yang menjadi salah satu daya tarik para wisatawan lokal maupun internasional yang berkunjung ke Indonesia. Aneka jenis kue tersebut selalu berusaha untuk tetap berdiri kokoh di tengah pesatnya teknologi dan zaman. Tak jarang, kue kue tersebut mengalami berbagai inovasi dan kreasi oleh para juru masak modern. Tak sedikit pula kue suatu daerah memiliki kemiripan dengan kue daerah lainnya. Hal ini berlaku kepada Kue Petulo manis Khas Jawa Timur yang selalu dimirip miripkan dengan kue putu mayang khas Jawa Tengah.





Jadi ini bedanya kue petulo manis dengan putu mayang





Kue petulo memiliki tampilan berupa mie beraneka warna dan berbentuk seperti rol rambut yang lebih keriting. Hal inilah yang menjadi perbedaan utama antara petulo dengan putu mayang yang cenderung lebih pipih seperti kerupuk. Tak hanya itu, kadar santan yang dipakai dalam petulo juga lebih sedikit dan menghasilkan tekstur yang lebih legit daripada kue putu mayang.






https://www.instagram.com/p/CNkD4dbhPxx/
Kue petulo. Foto: Instagram




Sedangkan untuk bahan yang dipakai, jenis tepungnya, dan proses pembuatannya, baik petulo ataupun putu mayang itu hampir sama. Jadi, sudah bisa membedakan petulo dengan putu mayang kan ? Tak hanya itu, keduanya juga kerap kali jadi hidangan acara tertentu ataupun camilan sore hari bersama secangkir teh.





Kue petulo dibuat dengan beberapa tahapan sebagai berikut. Pertama, campurkan bahaln tepung beras, santan, dan garam dalam panci, masak dengan api sedang sambil terus diaduk hingga matang dan kalis (tidak menempel). Kemudian, angkat dan tambahkan bahan tepung sagu selagi adonan masih panas.





Setelah itu, bagi adonan menjadi 3 - 5 bagian untuk diberi pewarna makanan yang berbeda beda, bisa warna merah muda, hijau, kuning, ungu, dan biarkan 1 bagian tetap berwarna asli yaitu putih. Cetak adonan menggunakan semprotan khusus petulo dan rapihkan sedemikian rupa hingga berbentuk seperti rol rambut.

Halaman:

Editor: Rosita Maela Sari - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Pisang aroma, camilan enak dan simpel buat temen ngopi

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB

Menguak berbagai pro kontra pada semangkuk swike nikmat

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
X