Nasi Jinggo merupakan ‘Nasi Kucing’ Khas Bali

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 19:00 WIB


Nasi Jinggo adalah makanan siap saji khas Bali yang dikemas menggunakan daun pisang dengan porsi yang terbilang kecil. Kuliner Nasi Jinggo berasal dari daerah Bali. Nasi dengan paduan lauk yang lengkap ini biasanya dikemas dengan porsi kecil. Dari segi bahasa, jinggo diambil dari bahasa Hokkien yang berarti “seribu lima ratus.” Ini sesuai dengan harga pasaran nasi Jinggo sebelum terjadi krisis moneter di Indonesia.





Versi lain mengatakan bahwa asal nama “nasi jinggo” berawal dari cerita yang katanya dulu nasi ini merupakan nasi yang dijual di pinggir jalan dan menjadi incaran para pengendara sepeda motor malam hari yang dikenal “jagoan.” Mereka biasa hampir untuk mencari makan malam di pinggir jalan. Versi lainnya juga menyebutkan nama Jinggo berasal dari judul film “djanggo” yang popular pada masa itu.





nasi jinggo, foto : instagram




Sejarah Nasi Jinggo





Nasi Jinggo pertama kali dijual di jalan Gajah Mada, Denpasar pada tahun 1980-an. Di tempat tersebut terdapat pasar kumbasari yang beraktifitas selama 24 jam. Banyak orang di pasar yang bergadang dan perlu makanan pengganjal perut di malam hari. Ada yang menyebutkan bahwa penjual nasi jinggo pertama kali adalah sepasang suami-istri yang berjualan dari sore hingga malam.





Cara Penyajian





Nasi Jinggo disajikan dalam kemasan daun pisang. Intinya merupakan nasi putih sekepalan tangan dengan lauk-pauk dan sambal. Lauk-pauk yang digunakan biasanya merupakan sambal goreng tempe, serundeng, dan ayam suwir. Penjual nasi jingo sekarang juga menjual nasi jinggo dengan nasi kuning, sementara lauknya divariasi dengan daging sapi atau babi. Selain itu, nasi jinggo juga bisa disajikan dengan mie goreng dan telur.





Nasi jinggo khas Bali sama seperti nasi kucing yang ada di Yogyakarta. Yang membedakan hanya isiannya. Untuk mencicipinya, bisa mampir ke penjual nasi jinggo yang ada di sekitaran jalan Hayam Wuruk. Salah satu kedai yang bisa dicoba adalah warung milik Putu Sumiasih. Harga seporsi nasi jinggo dibanderol sekitar 5 ribu-an. Penyajiannya dibungkus dengan daun pisang.


Halaman:

Editor: Naila Maulida Ibriza - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Pisang aroma, camilan enak dan simpel buat temen ngopi

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB

Menguak berbagai pro kontra pada semangkuk swike nikmat

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
X