Opor ayam pepaya menu sehari-hari khas Bantul dengan rempah gurih

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:00 WIB
mamaalbiyan_20210825_2
mamaalbiyan_20210825_2


Sahabat kulinear, siapa sih yang nggak tahu opor ayam. Hidangan sejuta umat ini kerap disajikan saat lebaran atau kumpul keluarga besar. Olahan ayam berkuah kuning pekat sudah diakui kelezatannya oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, opor ayam juga banyak muncul inovasi. Salah satunya adalah campuran daun pepaya atau kates. Makanan ini sering disebut opor ayam pepaya.





Opor ayam pepaya khas Bantul





-
Opor daun kates. Foto: Instagram




Kates berasal dari bahasa Jawa yang berarti pepaya. Di tanah Jawa, opor ayam punya dua varian yaitu opor ayam dengan kuah kuning dan putih.





Kalau opor kuah kuning banyak dipengaruhi oleh masakan khas Timur tengah dan India yang terkenal dengan sajian kari, kemudian opor ayam Nusantara ditandai rempah yang melimpah seperti kunyit dan jintan. Sedangkan opor ayam kuah putih katanya lebih disukai oleh masyarakat keturunan Tionghoa di Jawa.





Kira-kira gimana ya rasanya jika opor ayam dan daun pepaya disandingkan dalam satu hidangan. Pasalnya, daun pepaya atau kates memiliki rasa yang sedikit pahit. Sama seperti opor ayam pada umumnya, opor ayam pepaya juga kerap disajikan saat bulan-bulan penting yaitu pada bulan ramadhan sampai menjelang lebaran.





Daun pepaya tidak merusak rasa





Opor ayam merupakan kuliner yang menjadi idola karena sensasi rasanya yang nikmat dengan bumbu rempah yang kuat khas Nusantara banget pokoknya. Disini menggunakan daun pepaya muda, kombinasi yang pas deh kalau dimasak dengan opor ayam.

Halaman:

Editor: Putri Dea Nabil Latifah - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Pisang aroma, camilan enak dan simpel buat temen ngopi

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB

Menguak berbagai pro kontra pada semangkuk swike nikmat

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
X