Sarapan ala petani Trenggalek, sego gegog ikan teri sampai tuna

- Sabtu, 11 September 2021 | 10:00 WIB
36655702_407848653069993_1684952443730788352_n
36655702_407848653069993_1684952443730788352_n


Nasi gegok atau sego gegok merupakan singkatan dari ‘Sego Genem Godhong Gedhang’. Yang berarti nasi bungkus daun pisang. Kuliner tradisional khas kota Trenggalek ini disebut nasi gegok karena terbuat dari nasi, ikan teri, dan parutan kelapa yang dikukus dengan bungkusan daun pisang.





Meskipun kelihatan sederhana, ternyata nasi gegog ini memiliki citarasa yang disukai banyak orang. Nasinya yang pulen dan dimasak setengah matang, gurihnya ikan teri yang diurap dengan rasa pedas bumbu kelapa, dan aroma wangi yang ditimbulkan dari penggunaan daun pisang.





Rasa lezatnya ini juga jadi ciri khas karena penggunaan sambal teri yang terbuat dari campuran ikan teri, bawang merah, bawang putih, cabai, dan lengkuas.






https://www.instagram.com/p/CIcuuWMrjLs/
Nasi gegok. Foto: Instagram




Sejarah nasi gegok khas Trenggalek





Sejarahnya, nasi gegok dibuat pertama kali oleh Mbah Tumimah yang tinggal di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, provinsi Jawa Timur. Jadi tak heran kalau sentra nasi gegok ada di bagian utara kota Trenggalek. Yaitu Kecamatan Bandungan.





Disini berbagai kedai, warung, hingga restoran berbintang menjadikan nasi gegog sebagai menu utama. Varian yang dijual biasanya ada nasi gegog ikan teri, ikan tuna hingga versi beras merah. Harganya hanya sekitar 3000 rupiah per bungkus. Jadi sudah biasa kalau per orang bisa memesan lebih dari satu porsi sego gegog ini, guys.

Halaman:

Editor: Rosita Maela Sari - Kulinear.ID

Tags

Terkini

Pisang aroma, camilan enak dan simpel buat temen ngopi

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB

Menguak berbagai pro kontra pada semangkuk swike nikmat

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
X